Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Doa-Doa di Bulan Ramadhan Yang Digalakkan

Doa-Doa di Bulan Ramadhan Yang Dianjurkan Oleh Rasulullah

Dalam banyak doa-doa di bulan Ramadhan, ada 2 doa yang digalakkan untuk dibaca:

Doa-Doa di Bulan Ramadhan

 

1) “Ramadhan adalah kemuliaan dan anugerah yang sangat besar dari Allah bagi umat Nabi Muhammad SAW. Hal ini dapat dipahami, salah satunya, dari dialog yang dilakuakn Nabi Musa AS dengan Allah melalui riwayat yang datang dari Nabi SAW.

Nabi Musa AS bertanya kepada Allah SWT, ‘Ya Allah, apakah ada seorang manusia yang Engkau muliakan seperti Engkau memuliakan diriku, Engkau anugerahi aku dapat berdialog langsung dengan Engkau?’

Allah SWT menjawab, ‘Wahai Musa, Aku benar berdialog denganmu. Akan tetapi ada jarak pemisah antara Engkau dan Aku sebanyak tujuh puluh ribu dinding cahaya. Namun apabila umat Muhammad sudah berpuasa sampai memutih bibir-bibir mereka karena haus dan menguning warna kulit mereka karena kurang tidur oleh banyaknya bangun malam, membaca Al-Quran, dan shalat Tahajjud, Aku angkat dinding itu ketika mereka sedang berbuka puasa, sehingga pada saat itu Aku lebih dekat dengan mereka daripada engkau.’

Itulah sebabnya, seorang sahabat Nabi SAW yang bernama Abdullah bin Umar bila hendak berbuka puasa dia kumpulkan keluarganya dan mengajak mereka untuk membaca

أشهد أن لا اله الا الله استغفرالله نسألك الجنة ونعوذ بك من النار

(Asyhadu allaa ilaaha illallah, astaghfirullah, nas alukal jannata wa na’udzu bika minan naar) – 3 kali

“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, aku memohon ampunan kepada Allah, kami memohon surga kepada-Mu, dan kami berlindung kepada-Mu dari api neraka”

Hal itu berdasarkan tuntunan dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, ‘Perbanyaklah padanya (pada saat menjelang berbuka puasa) empat hal, dua hal membuat Allah senang dan dua hal lagi kalian butuh kepadanya. Dua hal pertama, yaitu membaca syahadat dan memohon ampunan kepada-Nya, dan dua hal lagi, yaitu permohonan surga dan permohonan agar dihindarkan dari neraka-Nya.’

2) Lailatul Qadar atau Lailatul Al-Qadar adalah malam penting yang hanya terjadi di bulan ramadhan dan malam lailatul Qadar juga malam yang dimuliakan Allah SWT melibihi malam malam lainya.

Malam Lailatul Qadar terjadi pada 1 malam ganjil pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan (Malam ke 21, 23, 25, 27, atau 29):

Pendapat yang paling kuat, terjadinya malam Lailatul Qadr itu pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan: Aisyah r.a. berkata,

“Rasulullah ber’itikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, dan beliau bersabda, ‘Carilah malam qadar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan. (HR Bukhari dan HR Muslim)

Diriwayatkan bahwa ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang sebaiknya aku baca bila bertepatan dengan malam Lailatul Qadar?” Rasulullah bersabda: “Bacalah:

 اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

(Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa, fa’fu ‘annaa’) – 3 kali

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai maaf, maka maafkanlah aku”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.